Breaking News

Mengenal Pesona Gunung Guntur di Garut, Jawa Barat


Gunung Guntur merupakan gunung stratovolcano yang berada di Tarogong Keler, Garut, Jawa Barat. Gunung yang memiliki ketinggian 2249 mdpl itu merupakan gunung paling aktif dekade 1800-an yang memiliki kaldera cukup besar.

Akhir September 2019 lalu, Gunung Guntur sempat dilanda kebakaran. Kebakaran bermula di kawasan blok Tapal Kuda hingga akhirnya aktivitas pendakian pun sempat ditutup.

Dilansir dari traveloka.com, Jumat, 16 November 2018, Gunung Guntur memiliki sejumlah keistimewaan. Berikut keistimewaan gunung tersebut.

Dua Kaldera

Dari puncak Gunung Guntur, para pendaki akan disuguhkan pemandangan indah berupa kawah yang terbentuk akibat letusan dahsyat pada dahulu kala. Letusan tersebut kemudian menimbulkan jejak sejarah vulkanis berupa bentangan luas dua kaldera dalam. Kedua kaldera tersebut adalah Kaldera Pangkalan di sebelah timur dan Kaldera Gandapura di sebelah barat gunung.

Empat Puncak

Gunung Guntur merupakan nama sebuah puncak dari deretan pegunungan api. Di bagian puncaknya, terdapat beberapa kerucut puncak gunung yang membentuk kelompok besar dan berjajar mulai dari arah barat laut ke tenggara. Puncak tertingginya adalah Puncak Masigit, dilanjutkan Puncak Guntur, Puncak Parupuyan, dan Puncak Kabuyutan.

Pesona Sabana

Gunung Guntur juga terkenal akan sabana cantik yang bisa ditemui saat perjalanan mendekati puncak. Sabana ini terbilang unik karena hanya ditumbuhi lalang yang wajib kamu jadikan sebagai latar belakang berfoto.

Matahari Terbaik di Garut

Pemandangan dari atas Gunung Guntur begitu memesona. Salah satu pemandangan yang paling disukai para pendaki adalah warna langit saat matahari terbit.

Pada waktu subuh, para pendaki bisa menyaksikan momen matahari terbit yang sempurna dari puncak. Panorama akan semakin cantik saat posisi matahari semakin tinggi dan juga akan melihat siluet Gunung Papandayan, Cikuray, dan Gunung Ciremai saat cuaca cerah.



Tidak ada komentar